JARINGAN KOMPUTER & INTERNET
JARINGAN KOMPUTER & INTERNET
Rakisha Kanya Safaquella 8D 24
A. Jaringan Lokal Internet
1. Pengertian
Jaringan Lokal Internet
atau LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan
berbagai perangkat dalam area geografis terbatas, seperti rumah, sekolah, atau
kantor. LAN memungkinkan berbagi informasi, sumber daya seperti printer dan server,
serta koneksi internet. Jaringan ini bisa menggunakan kabel atau nirkabel,
tergantung kebutuhan pengguna.
2. Komponen Utama
a. Kabel Jaringan (UTP, Coaxial, Fiber
Optic, RJ45, BNC) menghubungkan perangkat seperti komputer, server, dan switch
dalam area lokal.
b. Router menghubungkan jaringan lokal
dengan jaringan luas (WAN) dan mengatur arus data dalam jaringan.
c. Switch mengalihkan dan mengoptimalkan
arus data antar perangkat dalam jaringan lokal.
d. Access Point WLAN memungkinkan
perangkat nirkabel terhubung ke jaringan lokal, memperluas cakupan jaringan.
3. Manfaat
a. Memudahkan Kolaborasi
b. Optimasi Sumber Daya
c. Keamanan Data
d. Skalabilitas
4. Jenis-Jenis
a. LAN (Local Area Network): Jaringan
komputer yang menghubungkan perangkat dalam area geografis yang relatif kecil
seperti rumah, kantor, atau sekolah. Biasanya berukuran beberapa kilometer, menggunakan
kabel Ethernet atau Wi-Fi untuk menghubungkan perangkat.
b. MAN (Metropolitan Area Network):
Jaringan yang mencakup area lebih luas daripada LAN, biasanya mencakup satu
kota atau wilayah metropolitan. Digunakan untuk menghubungkan beberapa LAN
sehingga bisa saling berkomunikasi dalam skala kota.
c. WAN (Wide Area Network): Jaringan
yang menghubungkan area geografis yang sangat luas, bisa antar kota, negara,
atau bahkan benua. Contohnya adalah internet, yang menghubungkan berbagai
jaringan kecil di seluruh dunia.
5. Teknologi yang DIgunakan dalam
Jaringan Lokal Internet
Teknologi yang DIgunakan
mencakup beragam perangkat keras dan perangkat lunak.
6. Keamanan dalam Jaringan Lokal
Internet
a.
Enkripsi Data
Mengamankan data dengan mengubahnya menjadi kode agar tidak mudah disadap atau
dibaca pihak tidak berwenang.
b.
Firewall
Mengawasi dan memfilter lalu lintas jaringan untuk memblokir akses yang
berbahaya atau tidak diinginkan.
c.
Antivirus
Melindungi perangkat dari virus dan malware dengan mendeteksi dan menghapusnya
secara rutin.
d.
Manajemen Akses & Hash Pengguna
Mengatur siapa yang boleh mengakses sistem dan mengamankan password dengan
teknik hashing agar tidak mudah dicuri.
e.
Pengaturan Peran dan Izin Akses
Memberikan hak akses sesuai peran pengguna agar data dan sistem hanya dapat
diakses oleh yang berwenang.
f.
Pelatihan Keamanan
Meningkatkan kesadaran pengguna tentang praktik keamanan seperti pembuatan
password kuat dan waspada terhadap serangan siber.
7.
Topologi jaringan
a.
Topologi Bus
Semua perangkat terhubung ke satu kabel utama (bus). Data dikirim ke seluruh
jaringan, tapi cuma perangkat tujuan yang menerima.
·
Keuntungan:
Murah dan mudah dipasang
·
Kekurangan:
Jika kabel utama putus, jaringan terganggu
b.
Topologi
Star (Bintang)
Semua perangkat terhubung ke sebuah perangkat pusat (biasanya switch atau hub).
·
Keuntungan:
Jika satu perangkat rusak, jaringan lain tetap jalan
·
Kekurangan:
Kalau perangkat pusat rusak, seluruh jaringan terganggu
c.
Topologi
Ring (Cincin)
Perangkat terhubung membentuk lingkaran, data berputar dalam satu arah sampai
tujuan.
·
Keuntungan:
Data melewati tiap perangkat secara berurutan
·
Kekurangan:
Jika satu perangkat rusak, jaringan bisa putus
d.
Topologi
Mesh (Jala)
Setiap perangkat saling terhubung satu sama lain secara langsung.
·
Keuntungan:
Sangat tahan gangguan karena banyak jalur alternatif
·
Kekurangan:
Mahal dan kompleks karena banyak kabel
e.
Topologi
Tree (Pohon)
Gabungan dari topologi star dan bus, perangkat dihubungkan secara hierarki.
·
Keuntungan:
Mudah dikembangkan dan diatur
·
Kekurangan:
Jika node pusat di level atas rusak, anak cabangnya ikut terganggu
8.
Perangkat Keras yang Dibutuhkan
·
Router: Menghubungkan jaringan lokal
ke internet dan mengatur lalu lintas data antar jaringan.
·
Switch: Menghubungkan beberapa
perangkat dalam jaringan lokal agar bisa saling komunikasi langsung.
·
Access Point (AP): Menyediakan akses
WiFi untuk perangkat nirkabel agar terhubung ke jaringan.
·
Kabel Jaringan (Ethernet):
Menghubungkan perangkat secara fisik dalam jaringan.
9.
Perangkat Lunak
·
Sistem Operasi: Menjalankan fungsi
jaringan pada komputer atau server (contoh: Windows, Linux).
·
Perangkat Lunak Server: Menyediakan
layanan seperti web, file, atau database server.
·
Perangkat Lunak Keamanan: Melindungi
jaringan dan perangkat dari serangan (antivirus, firewall).
·
Perangkat Lunak Manajemen Jaringan:
Untuk memonitor, mengelola, dan mengonfigurasi jaringan.
B. Internet
1.
Pengantar
Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer dan
perangkat di seluruh dunia, memungkinkan komunikasi dan pertukaran data secara
cepat dan luas.
2.
Sejarah
Perkembangan Internet
·
1960-an:
Awal mula internet bermula dari proyek ARPANET yang didanai oleh Departemen
Pertahanan Amerika Serikat.
·
1970-an
- 1980-an: Protokol TCP/IP dikembangkan sebagai standar komunikasi antar
jaringan.
·
1990-an:
World Wide Web (WWW) ditemukan oleh Tim Berners-Lee, membuat internet lebih
mudah diakses dan digunakan oleh publik.
·
Sejak
saat itu, internet berkembang pesat hingga menjadi bagian penting dari
kehidupan sehari-hari.
3.
Infrastruktur
Jaringan Internet
·
Backbone
Internet: Jaringan utama yang menghubungkan berbagai jaringan besar di seluruh
dunia dengan kecepatan tinggi.
·
Internet
Service Provider (ISP): Penyedia layanan yang menghubungkan pengguna ke
internet melalui berbagai teknologi (fiber optic, DSL, kabel, nirkabel).
·
Router
dan Switch: Perangkat yang mengarahkan dan mengelola lalu lintas data dalam
jaringan dan antar jaringan.
·
Data
Center: Tempat penyimpanan server yang menyediakan berbagai layanan internet.
·
Protokol
Jaringan: Aturan komunikasi data, seperti TCP/IP, DNS, HTTP/HTTPS, yang
memungkinkan perangkat di internet saling berkomunikasi.
4.
Manfaat
Internet
·
Akses
Informasi
Memudahkan pencarian dan pertukaran informasi dari seluruh dunia secara cepat
dan real-time.
·
Komunikasi
Memungkinkan komunikasi instan melalui email, chat, video call, dan media
sosial, baik personal maupun profesional.
·
Pendidikan
Mendukung pembelajaran daring (e-learning), akses ke jurnal, buku digital, dan
kursus online.
·
Bisnis
dan Perdagangan
Mendukung e-commerce, pemasaran digital, transaksi online, dan kerja jarak jauh
(remote working).
·
Hiburan
Menyediakan layanan streaming video, musik, game online, dan media interaktif
lainnya.
·
Layanan
Publik dan Administrasi
Mempermudah akses ke layanan pemerintah, perbankan online, dan pelayanan publik
digital lainnya.
·
Kolaborasi
dan Produktivitas
Memungkinkan kerja sama tim lintas lokasi melalui berbagai aplikasi seperti
Google Workspace, Microsoft 365, dll.
5.
Jenis
/ Media Koneksi Internet
a.
Wired
/ Wireline Network (Jaringan Berkabel)
·
Menggunakan
kabel fisik seperti kabel Ethernet (UTP), kabel coaxial, atau fiber optic.
·
Contoh:
LAN di kantor, internet fiber optic di rumah.
·
Kelebihan:
Stabil, cepat, dan aman dari gangguan sinyal.
b.
Nirkabel
(Wireless Network)
·
Menggunakan
gelombang radio atau sinyal tanpa kabel fisik.
·
Contoh:
Jaringan seluler (3G, 4G, 5G), satelit, microwave link.
·
Kelebihan:
Bisa digunakan di mana saja selama ada sinyal, cocok untuk mobilitas tinggi.
c.
Wi-Fi
(Wireless Fidelity)
·
Jenis
koneksi nirkabel lokal yang menghubungkan perangkat ke jaringan internet
melalui access point.
·
Umumnya
digunakan di rumah, sekolah, kafe, dan kantor.
·
Kelebihan:
Praktis dan mudah diakses banyak perangkat sekaligus.
.jpg)
tambahkan gambar dan komentar 5 org teman
ReplyDeletekeren sekali artikel ini
ReplyDeleteKeren banget kisha omg
ReplyDeletewow ini adalah artikel yang sangat keren dan lengkap asik
ReplyDeleteArtikel ini sangat membantu!
ReplyDeletekeren kishaaa!!!!!!!!!
ReplyDeleteWah, artikelnya sangat bermanfaat. Semangat kisha!
ReplyDeleteartikel sangat inspiratif, kerenn
ReplyDeletewajib baca bangett, sangat informatif
ReplyDelete